FYI, saya adalah mahasiswa semester 6. Dan bulan depan saya menginjak semester 7. Iya, saya akan menjadi mahasiswa tingkat akhir yang notabene menjalankan aktivitas yang gini-gini aja, ngampus pulang tidur ngerjain tugas dan seterusnya. Saya ingin mendaki, jauh dari jaman SMA ketika saya bersikeras ikut ekskul pecinta alam dan ngga dapat ijin dari orang tua. Belakangan, keinginan itu semakin menjadi, saya haus akan bertualang, berteman dengan alam. Maka saya menjadikan ini sebagai target yang harus saya bisa laksanakan di semester depan. Target yang bodoh mungkin untuk ukuran mahasiswa tingkat akhir yang seharusnya di semester ini udah mikir dan prepare buat Tugas Akhir atau Skripsi. Tapi bodo amat lah, saya ini.
Bahkan saya udah ngebuat list di desktop. SEPTEMBER: MENDAKI PUNCAK SEMERU!. Barang kali ini akan menjadi harapan yang akan dikabulkan Tuhan. Gayung bersambut, kemarin lusa tengah malam ketika masih terjaga tiba-tiba pacar nge-SMS "Aku mau ke Semeru bulan depan sama temen-temen cafe". Ahaaa! Bersyukurlah saya mempunyai pacar yang suka hikking. Jelas saya ngga akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Yaa meskipun harus ngrayu dan ngebujuk.
Tanggal 23 Agustus 2012, atau bulan depan hari ke 5 lebaran, insyaallah saya ikut pacar bareng temen-temen cafenya mendaki ke Semeru. Hopefully this dream will be come true!


Cina: “Kau di subsidi di sekolah buat bantu pemerintah mikir, kalau kau bisanya cuma nyalah-nyalahin pemerintah buat apa kau di luluskan, republik ini udah kebanyakan sarjana nyingir”


Annisa: “Arsitek itu suka berasa Tuhan, berasa yang paling tahu rancangan terbaik buat manusia, yang paling tahu yang terbaik ya.. yang ngejalanin sendiri”

Cina: “Kayak anak muda jaman sekarang, menguasai filosofi barat tak ada kedalamannya, kalau tahu sedikit malah bahaya bisanya malah jadi ateis”

Annisa: “Lo kira kenapa Tuhan nyiptain ateis? Cape tahu disembah dan dipuja setiap saat”

Annisa: “Kenapa Tuhan nyiptain kita beda-beda, kalau Tuhan cuma pengen disembah dengan satu cara?”

Cina: “Makanya Tuhan nyiptain cinta, biar yang beda-beda bisa satu."

Cina : “If you love someone, you gotta let them go”

Cina: “It’s were just participating and the big commercialism of christianity to suport the advance capitalism”


On tshirt print: God is an Architect. God is a Director


Ngga tau kenapa kayaknya malam ini berasa hambar banget. Kosong. Dan bukannya tanpa kerjaan apa-apa. Tapi malah mengabaikan tugas kuliah. Malas! Begitu mungkin lebih tepatnya. Bahkan otak ngga bisa lebih produktif dari kemarin. Yang seperti ini mungkin perlu dinikmati. Kenapa? Karena ngga tau juga apa yang harus dipikirin, apa yang harus dirasain, apa yang harus dilakuin. Anggap aja ini alienasi malam. Kemana-mana linglung. Ngga ada selera. Ngga ada mood. Tapi kenapa masih mau nulis? Karena ini adalah satu-satunya cara paling ampuh membunuh kekosongan. Sambil menghadap layar 14 inch, memasang headset di kuping, dan biar berasa rame ada temennya sembari mendengarkan Barisan Nisannya Homicide.

Buku Sepatu Dahlanpun ngga bisa merayu gairah untuk membaca. Mungkin sebaiknya tidur atau duduk diem, tapi kantukpun tak kunjung bergelayut. Ah, stargazing mungkin? Bahkan kondisi sekarang ngga mendukung buat ngelakuin hal itu. Hal yang sekarang udah jadi hobi, setelah bermalas-malasan. Ayolah mau sampe kapan malas, bukannya otak terkadang udah tersinkronisasi sama hati? Bisa dong harusnya mengendalikan semua yang ada di diri sendiri, menurut Quantum Ikhlas gitu kan? Sayangnya seperti kata salah seorang teman, (mungkin) terlalu banyak membaca buku hanya akan menjadikan kita orang yang teoritis, yang prakteknya nihil. Huh!

Dan facebook. Dan twitter. Social media lainnya, semua berasa garing, ngebosenin.
YM. Skype. Emang mau video call-an sama siapa? Punya temen? Bukannya udah ngerasa jadi anti sosial? Dua, selain nulis adalah musik termasuk "pacar" yang paling setia. Ah sudahlah, sebaiknya tidur.


Help me out just get me out of here Is anybody outside help some stranger here
Pull me up I’m Gonne die in here Can anybody out there want be my square
Help me out just get me out of here Is anybody outside help some stranger here
Pull me up I’m Gonne die in here Can anybody out there want be my square
Is anybody there can watch me
Is anybody there can hear me
And I feel lost and I feel empty
Is anybody there can feel me
You’re come as a key who lock in the house
Get me out from this room
You give me nerve you give me hopes
You’re my delay you’re my echoes
You turn me on again you turn me on again
I love you like I love the sunrise in the morning



—— Polyester Embassy


Amelia. Powered by Blogger.