Minggu ini lagi sibuk-sibuknya dan lagi gencar-gencarnya hunting buku. E-book lebih tepatnya :)
Btw, kebanyakan buku yang saya cari adalah buku-buku lama terjemahan seperti karyanya William Shakespeare, Oscar Wilde, Albert Camus, dll. Tapi nyari buku-buku mereka dalam terjemahan Indonesia itu susah banget, sampai sekarang saya belum nemu juga. Mungkin ada yang bisa membantu?. Yang saya punya sekarang ini e-book versi Inggrisnya. Cukup bagus sebenernya kalo saya mau ngebaca buku berbahasa inggris, itung-itung buat belajar memperlancar bahasa inggris. Tapi untuk saat ini rasanya itu ngga efisien banget. Kenapa?. Karena vocab yang saya kuasai kurang banyak, plus harus beberapa kali ngebuka kamus digital. Iya, kalo ngebaca buku berbahasa inggris teman yang paling setia mendampingi saya adalah Kamus Digital. Rada menyerah kayaknya sekarang, karena itu cukup ngebuat saya susah dan bingung memahami bukunya.

Read More ...


Mungkin dari judulnya udah agak berlebihan, tapi saya akan ngeposting tentang pengalaman KKN saya selama 2 minggu kemarin di sebuah desa yang agak terpelosok di Jombang, Jawa Timur. Sebelumnya, udah lama nih ngga buka blog, eh.. Udah banyak aja sarang laba-labanya. Hahaha #DitendangSpiderman.

Oke dah langsung aja, jadi KKN adalah program dari kampus tercinta saya yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa dari semua jurusan yang ada di kampus. Dan KKN ini diselenggarain selama 2 minggu, disini kita dibagi tiap kelompok dimana tiap kelompok terdiri dari 25-26 mahasiswa dan dari mahasiswa yang beda-beda jurusan. Saya dapet kelompok urutan 13, sebulan sebelum KKN dimulai saya dan teman-teman sekelompok saya ngumpul-ngumpul buat kenalan (secara kita dari jurusan yg beda) dan sharing-sharing soal persiapan KKN. Kita survey desa yang bakal kita KKN-in #Halah, survey segala macem buat program kerja (PROKER), plus survey rumah yang bakal kita tinggalin selama 2 minggu KKN. Sampai pada akhirnya semua udah fix, udah tinggal berangkatnya aja dan kita ngepacking barang-barang kita ke tempat KKN. Kita berangkat naek bus yang udah disediain sama kampus, di jalan sih nyantai-nyantai aja. Perjalanannya sekitar 2 jam, nglewatin jalanan dari yang jalan aspal alus sampe aspal yang ngga bisa disebut aspal lagi. Oh, ternyata disana jalanannya parah rusaknya (namanya juga desa agak pelosok sih yaa), parahnya lagi sama sopir busnya kita diturunin di persimpangan dimana jarak persimpangan sama desa tempat KKN itu sekitar 3 km.

Read More ...


Kamu bukan massa dari tetesan air yang tergantung di atmosfer
Bukan pula massa yang tertarik oleh gravitasi
Ataupun massa materi di antara bintang dan nebula

Kamu bukan Commulus,
Stratus ataupun Cirrus

Kamu, Awan
Adalah pijar di antara pagi dan malamku
Adalah ingatan di antara bangun dan tidurku
Adalah damai di antara suka dan dukaku

Kamu, Awan
Adalah rindu yang menusuk di ulu hati
Adalah bayangan yang melekat di memori
Berjalan, berlarian di antara otak kanan dan otak kiri

Kamu, Awan
Racun sekaligus penawar
Api sekaligus air
Seperti gelap dan terang

Dan kamu, Awan
Mendominasi di seluruhku


Sekarang adalah malam jumat kliwon, tapi saya bukannya mau ngeposting cerita horor dan sejenisnya. Dikarenakan saya juga merinding kali kalo ngeposting horor-horor-an di saat yg tepat ini. Hmm.. Oke, sebelum jadi makin merinding, kemaren saya minjem Harddisk External temen saya dan iseng-iseng ngebukain file-file-nya. Dan ternyata saya menemukan bayi dibuang disitu dengan luka sayatan, ya enggalah.. Saya menemukan penyebab kenapa Suku Maya ngramalin kalo 2012 bakalan kiamat, bukan itu juga kaliiiiii.. Lebih tepatnya saya menemukan foto-foto saya dan teman-teman kampus saya yang imbisil itu di saat kita sedang menjadi mahasiswa pengangguran di kampus, tidak sedang kuliah, tidak sedang mengerjakan tugas, tidak sedang praktikum, ataupun tidak sedang ngupil bareng. Foto-foto tersebut diambil secara random, istilah kerennya sih foto paparazzi, adalah foto-foto kebiadaban kita selama menjadi mahasiswa pengangguran. Berikut foto-foto tersebut:

Seperti di Rental PS, kami cewe-cewe juga ngga mau kalah =))
Jilbab.. Jilbab putih.. Lambang kesucian.. Penuh Kasih.. (lah, kok malah jadi nyanyi). Jadi yang make jilbab putih, kaos pink, celana biru donker, sepatu item, tas biru donker, diapit dua teman saya yang sama berjilbabnya itu adalah saya sodara-sodara. Mau tau kita sedang berkompetisi apa? Cekidot!

Read More ...


Baru saja gw pulang dari studio, di mana gw bantuin band temen gw yang sedang pusing. Ya, temen gw pusing, dan seisi bandnya pun juga pusing, padahal mereka baru saja dikontrak oleh sebuah label rekaman. Wah, kok bisa pusing toh? Nah, justru ini bukan hal yang aneh kalau sebuah band independen tiba-tiba pusing karena dapet tawaran kontrak rekaman suatu
label. Betapa tidak, uda jadi rahasia umum di kalangan musisi bahwa bila suatu band dapet tawaran kontrak rekaman, maka serta-merta mereka cukup kehilangan hak eksklusif mereka dalam menentukan arah bermusiknya. Memang ada pengecualian dalam hal ini, di mana ada segelintir (ya, segelintir!) produser rekaman yang dapat melihat potensi kreativitas musikal band yang digawanginya untuk berkarya.

Read More ...


Amelia. Powered by Blogger.